Cara Mempercepat Loading Website

cara mempercepat loading website wordpress dan blogspot tanpa plugin untuk pemula

Pasti sangat menyebalkan karena kenapa si pemilik website tidak mau mencoba berbagai cara mempercepat loading website WordPress atau Blogger nya.

Kamu sedang asyik berselancar di internet, tapi tiba-tiba, blog yang ingin dibuka justru macet. Kesel, kan?

Pernah mengalami kejadian seperti ini? Atau justru website atau blog yang kamu kelola yang mengalami hal seperti ini?

Kalau begitu, pasti kamu belum tahu tips cara mempercepat loading website yang terbukti ampuh ya, kan?

Kalau begitu, jangan tinggalkan halaman ini dan terus baca.

Karena, penelitian Google mengatakan bahwa blog yang proses loadingnya lebih lama dari 3 detik, maka akan secara otomatis ditinggalkan oleh pengunjungnya.

Pengunjung tidak punya banyak waktu untuk menunggu loading website atau blog lebih dari 3 detik.

Panduan dan Tata Cara Mempercepat Loading Website

panduan dan tata cara mempercepat loading website tanpa plugin untuk pemula
panduan dan tata cara mempercepat loading website wordpress dan blogger tanpa plugin

Untuk itu, kamu wajib mengetahui cara mempercepat loading website wordpress dan blogspot dengan membaca artikel ini dengan teliti.

Sebab, artikel ini memang diperuntukkan buat kamu yang ingin website atau blognya ramai pengunjung dengan akses loading yang cepat dan ringan.

1. Optimasi Ukuran Gambar Sebelum di Upload

Salah satu syarat dan komponen optimasi SEO website agar artikel memiliki peringkat yang bagus di Google adalah dengan memasukkan gambar pendukung artikel.

Semakin bagus gambarnya, justru semakin baik. Namun, gambar juga bisa jadi alasan kenapa pengunjung meninggalkan blogmu. Kenapa?

Bayangkan, Kamu memasang banyak gambar dalam sebuah artikel. Dan semua gambar itu memiliki ukuran yang besar dengan kualitas HD.

Lalu, gambar yang ada dalam website tersebut tidak dilakukan proses optimasi.

Berapa banyak waktu yang dibutuhkan oleh blog untuk memuat gambar saja? Pasti bakal lambat.

Terus, bagaimana cara mengakalinya? Gampang, optimasi gambarnya.

Sebelum kamu upload gambar artikel, kamu resize terlebih dahulu di Photoshop, Photoscape, atau Adobe Ilustrator menjadi 750px (lebar) X 400px (tinggi).

Setelah itu, kamu kompress gambarnya di Tinyjpg.com atau Tinypng.com dan Iloveimg.com hingga size nya di bawah 50kb.

2. Mengaktifkan Gzip Compression di Cpanel Hosting

Ukuran website tentu saja besar. Karena di dalam website itu sendiri terdapat banyak file.

Dari mulai CSS, HTML, dan banyak banget file lain yang disimpan di sini.

Yang perlu Kamu ketahui adalah, semakin besar file website, maka loading blog juga akan semakin lambat.

Terus bagaimana cara mengakalinya agar website cepat?

Kompresi semua file di situs yang Kamu kelola.

Gzip Compression harus diaktifkan supaya dapat memperkecil ukuran file di website. Lihat caranya di bawah ini:

  • Login ke cPanel hosting
  • Copy dan paste kode di bawah ini ke file .htaccess
<IfModule mod_filter.c>
<IfModule mod_deflate.c>
AddOutputFilterByType DEFLATE "application/atom+xml"
"application/javascript"
"application/json"
"application/ld+json"
"application/manifest+json"
"application/rdf+xml"
"application/rss+xml"
"application/schema+json"
"application/vnd.geo+json"
"application/vnd.ms-fontobject"
"application/x-font-ttf"
"application/x-javascript"
"application/x-web-appmanifest+json"
"application/xhtml+xml"
"application/xml"
"font/eot"
"font/opentype"
"image/bmp"
"image/svg+xml"
"image/vnd.microsoft.icon"
"image/x-icon"
"text/cache-manifest"
"text/css"
"text/html"
"text/javascript"
"text/plain"
"text/vcard"
"text/vnd.rim.location.xloc"
"text/vtt"
"text/x-component"
"text/x-cross-domain-policy"
"text/xml"
</IfModule>
</IfModule>

Silakan kamu letakkan di dalam file .htaccess baris paling bawah, lalu save.

3. Gunakan Plugin Caching

Cara mengakali supaya website cepat selanjutnya dengan memakai plugin caching.

Plugin Cache bisa membuat loading website jadi lebih cepat.

Prinsip kerjanya adalah menyimpan halaman HTML dan konten blog.

Jadi, waktu ada pengguna yang ingin mengambil halaman yang sama, blog hanya tinggal menampilkan.

Karena data sudah tersimpan secara internal, bukan cuma di server.

Caching untuk mempercepat loading wordpress sebetulnya cukup banyak.

Tapi yang masuk ke dalam daftar rekomendasi teratas adalah WP Rocket, LiteSpeed Cache, WP Super Cache, W3 Total Cache, dan WP Fastest Cache.

Nah, silakan kamu mencoba gunakan salah satu plugin cache WordPress terbaik untuk mempercepat loading website tersebut.

4. Hapus Semua Plugin yang Tidak Perlu

Plugin memang diperlukan untuk memaksimalkan tampilan blog. Toh, tidak ada batasan juga dalam memakai plugin dalam satu blog.

Namun, semua tetap ada tapinya. Plugin bisa juga jadi boomerang dalam website atau blog yang Kamu kelola.

Plugin yang kebanyakan justru bisa memperlambat loading blog.

Alasannya cukup jelas: kerja resource hosting bakal semakin berat kalau plugin kebanyakan. Disk space padat dan load speed web jadi lambat.

Hapus plugin yang tidak punya banyak pengaruh pada WordPress Kamu.

Pasang plugin Performance Profile untuk mengecek mana plugin yang berguna dan mana yang tidak.

Setelah semua plugin teridentifikasi, silahkan hapus plugin yang tidak perlu.

5. Batasi Jumlah Artikel per Page

Sama seperti halaman rumah, halaman pada blog juga punya lebar batasan.

Jadi, tidak boleh diisi kebanyakan. Halaman blog yang punya banyak postingan akan sumpek. Efeknya, loading bisa jadi lambat.

Cara mempercepat pagespeed website sebetulnya sederhana.

Batasi saja jumlah postingan dalam satu halaman. Jangan show terlalu banyak postingan di sana.

Tidak tahu cara membatasinya? Lihat cara berikut:

  • Buka dashboard wordpress. Kalau belum tahu caranya, cukup ketikan: webisteKamu/wp-admin di kolom pencarian.
  • Pilih setting/pengaturan.
  • Pilih reading.
  • Pada Blog Page Show at Most batasi jumlah postingan dengan 5 atau 7 saja.

6. Embed Video

Orang-orang belakangan sangat suka pada konten berbentuk video.

Jadi, wajar kalau memanfaatkan momen ini untuk memperbanyak kunjungan blog.

Tapi, tidak perlu mengunggah video langsung pada artikel kamu.

Memaksimalkan fitur embed untuk menambahkan video ke dalam postingan.

Ada 2 keuntungan dengan pakai embed dalam mengunggah video.

  • Yang pertama loading halaman bisa lebih cepat.
  • Yang kedua, bounce rate akan turun karena pengunjung betah di postingan yang Kamu publish.

7. Gunakan CDN

Apa itu CDN? Istilahnya asing banget! Content Delivery Network, itulah kepanjangan dari CDN.

Ini adalah tipe server atau jaringan yang jangkauannya sudah mendunia.

Jadi, website yang Kamu kelola bisa diakses dari mana saja dengan kecepatan yang sama.

Misalnya lokasi Kamu ada di Jakarta, tapi kalau ada yang akses dari Korea, data akan diambil dari CDN yang dekat dengan Korea. Bukan dari Jakarta.

Dengan cara ini, loading file website seperti gambar, css, js akan jadi lebih cepat.

Rekomendasi CDN WordPress gratis terbaik dari Studi SEO Indonesia yaitu Cloudflare, Statically.io, dan Anyone.cdn.biz.id. Silakan kamu gunakan sesuai selera.

8. Pilih Server Hosting yang Powerful

cara mempercepat loading website wordpress blogger untuk pemula

Untuk permulaan, mungkin tidak apa-apa kalau pakai hosting yang seadanya.

Tapi, kalau pengunjung sudah banyak dan mau lebih maju, tidak ada ruginya kalau Kamu pakai web hosting terbaik yang server performanya cukup tinggi.

Tapi, hosting mana yang bagus untuk dipakai supaya website cepat?

Kalau dibandingkan dengan hosting sejenis (misalnya Apache dan Nginx) LiteSpeed Web Server jelas berada di peringkat pertama dan tidak tertandingi.

Ingat plugin caching LiteSpeed Cache yang tadi? Coba kombinasi LSWS dengan LSC tadi.

Bayangkan bisa secepat apa website yang Kamu kelola.

9. Lazy Load Gambar

Berikut ini adalah trik mempercepat loading gambar website wordpress dan blogspot tanpa plugin secara manual.

<script type='text/javascript'>
//<![CDATA[
// Lazy Load
(function(a){a.fn.lazyload=function(b){var c={threshold:0,failurelimit:0,event:"scroll",effect:"show",container:window};if(b){a.extend(c,b)}var d=this;if("scroll"==c.event){a(c.container).bind("scroll",function(b){var e=0;d.each(function(){if(a.abovethetop(this,c)||a.leftofbegin(this,c)){}else if(!a.belowthefold(this,c)&&!a.rightoffold(this,c)){a(this).trigger("appear")}else{if(e++>c.failurelimit){return false}}});var f=a.grep(d,function(a){return!a.loaded});d=a(f)})}this.each(function(){var b=this;if(undefined==a(b).attr("original")){a(b).attr("original",a(b).attr("src"))}if("scroll"!=c.event||undefined==a(b).attr("src")||c.placeholder==a(b).attr("src")||a.abovethetop(b,c)||a.leftofbegin(b,c)||a.belowthefold(b,c)||a.rightoffold(b,c)){if(c.placeholder){a(b).attr("src",c.placeholder)}else{a(b).removeAttr("src")}b.loaded=false}else{b.loaded=true}a(b).one("appear",function(){if(!this.loaded){a("<img />").bind("load",function(){a(b).hide().attr("src",a(b).attr("original"))[c.effect](c.effectspeed);b.loaded=true}).attr("src",a(b).attr("original"))}});if("scroll"!=c.event){a(b).bind(c.event,function(c){if(!b.loaded){a(b).trigger("appear")}})}});a(c.container).trigger(c.event);return this};a.belowthefold=function(b,c){if(c.container===undefined||c.container===window){var d=a(window).height()+a(window).scrollTop()}else{var d=a(c.container).offset().top+a(c.container).height()}return d<=a(b).offset().top-c.threshold};a.rightoffold=function(b,c){if(c.container===undefined||c.container===window){var d=a(window).width()+a(window).scrollLeft()}else{var d=a(c.container).offset().left+a(c.container).width()}return d<=a(b).offset().left-c.threshold};a.abovethetop=function(b,c){if(c.container===undefined||c.container===window){var d=a(window).scrollTop()}else{var d=a(c.container).offset().top}return d>=a(b).offset().top+c.threshold+a(b).height()};a.leftofbegin=function(b,c){if(c.container===undefined||c.container===window){var d=a(window).scrollLeft()}else{var d=a(c.container).offset().left}return d>=a(b).offset().left+c.threshold+a(b).width()};a.extend(a.expr[":"],{"below-the-fold":"$.belowthefold(a, {threshold : 0, container: window})","above-the-fold":"!$.belowthefold(a, {threshold : 0, container: window})","right-of-fold":"$.rightoffold(a, {threshold : 0, container: window})","left-of-fold":"!$.rightoffold(a, {threshold : 0, container: window})"})})(jQuery);$(function(){$("img").lazyload({placeholder:"https://www.spruko.com/demo/pinlist/demo/img/loader.svg",effect:"fadeIn",threshold:"-50"})});
//]]></script>

10. Lazy Load AdSense

Script lazy load AdSense di atas diperuntukan untuk Kamu yang website atau blog nya sudah memasang iklan AdSense, ya.

<script type='text/javascript'>
//<![CDATA[
//Lazy Load AdSense
var lazyadsense=!1;window.addEventListener("scroll",function(){(0!=document.documentElement.scrollTop&&!1===lazyadsense||0!=document.body.scrollTop&&!1===lazyadsense)&&(!function(){var e=document.createElement("script");e.type="text/javascript",e.async=!0,e.src="https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js";var a=document.getElementsByTagName("script")[0];a.parentNode.insertBefore(e,a)}(),lazyadsense=!0)},!0);
//]]></script>

11. Optimasi Expires Header

Leverage browser Expires Headers berkaitan dengan halaman sebuah web seperti gambar, css, javascript, dan sebagainya.

Sehingga, saat membuka kembali halaman web yang sama, maka halaman web akan semakin cepat terbuka.

Karena file yang pada awalnya harus di unduh, sekarang sudah tersimpan di dalam media penyimpanan.

Pada dasarnya Leverage browser caching mempunyai definisi Mengatur tanggal expires (kadaluwarsa) dalam header HTTP yang bersifat statis.

Memerintahkan browser untuk memuat Source Code yang sudah di unduh sebelumnya dalam media penyimpanan.

Caching, fungsinya untuk mengatur lamanya penyimpanan file yang sudah didownload saat membuka.

Optimasi expires header GT Metrix untuk Blogger/Blogspot

<include expiration='7d' path='*.css'/>
<include expiration='7d' path='*.js'/>
<include expiration='3d' path='*.gif'/>
<include expiration='3d' path='*.jpeg'/>
<include expiration='3d' path='*.jpg'/>
<include expiration='3d' path='*.png'/>
<include expiration='3d' path='*.webp'/>
<meta http-equiv="expires" content="sat, 02 jun 2050 00:00:00 GMT"/>

Optimasi expires header GT Metrix untuk WordPress

## EXPIRES CACHING ##
<IfModule mod_expires.c>
ExpiresActive On
ExpiresByType image/jpg "access plus 1 year"
ExpiresByType image/jpeg "access plus 1 year"
ExpiresByType image/gif "access plus 1 year"
ExpiresByType image/png "access plus 1 year"
ExpiresByType image/tiff "access plus 1 year"
ExpiresByType image/ico "access plus 1 year"
ExpiresByType image/webp "access plus 1 year"
ExpiresByType text/css "access plus 1 year"
ExpiresByType text/js "access plus 1 year"
ExpiresByType application/pdf "access plus 1 year"
ExpiresByType text/x-javascript "access plus 1 year"
ExpiresByType application/x-shockwave-flash "access plus 1 year"
ExpiresByType image/x-icon "access plus 2 year"
ExpiresDefault "access plus 7 days"
</IfModule>
## EXPIRES CACHING ##

12. Optimasi DNS Prefetch WordPress

DNS Prefetch merupakan cara mempercepat loading website yang ampuh terkait masalah DNS Prefetch pada file tertentu seperti Gambar, JS, CSS, Font dan lainnya.

Karena yang memakai link external akan mengakibatkan pemuatan loading blog (fully loaded time pada GT Metrix) menurun.

Oleh karena itu pemasangan DNS Prefetch akan menambah kecepatan loaded time blog baik blogspot / blogger maupun wordpress.

Cara mempercepat loading website di blogger dan wordpress dengan mengoptimasi DNS Prefetch bisa dikatakan sangat mudah.

Silakan pasang script di bawah ini tepat di atas kode </head> (edit HTML di blogger) dan untuk WordPress, silakan taruh pada Header.php di atas kode </head>.

<link href='//i0.wp.com' rel='dns-prefetch'/>
<link href='//i2.wp.com' rel='dns-prefetch'/>
<link href='//i3.wp.com' rel='dns-prefetch'/>
<link href='//maps.googleapis.com' rel='dns-prefetch'/>
<link href='//maps.gstatic.com' rel='dns-prefetch'/>
<link href='//fonts.googleapis.com' rel='dns-prefetch'/>
<link href='//fonts.gstatic.com' rel='dns-prefetch'/>
<link href='//apis.google.com' rel='dns-prefetch'/>
<link href='//google-analytics.com' rel='dns-prefetch'/>
<link href='//www.google-analytics.com' rel='dns-prefetch'/>
<link href='//ssl.google-analytics.com' rel='dns-prefetch'/>
<link href='//youtube.com' rel='dns-prefetch'/>
<link href='//api.pinterest.com' rel='dns-prefetch'/>
<link href='//api.pinterest.com' rel='dns-prefetch'/>
<link href='//cdnjs.cloudflare.com' rel='dns-prefetch'/>
<link href='//pixel.wp.com' rel='dns-prefetch'/>
<link href='//connect.facebook.net' rel='dns-prefetch'/>
<link href='//platform.twitter.com' rel='dns-prefetch'/>
<link href='//syndication.twitter.com' rel='dns-prefetch'/>
<link href='//platform.instagram.com' rel='dns-prefetch'/>
<link href='//disqus.com' rel='dns-prefetch'/>
<link href='//s7.addthis.com' rel='dns-prefetch'/>
<link href='//platform.linkedin.com' rel='dns-prefetch'/>
<link href='//w.sharethis.com' rel='dns-prefetch'/>
<link href='//s.gravatar.com' rel='dns-prefetch'/>
<link href='//www.googletagmanager.com' rel='dns-prefetch'/>
<link href='//www.googletagservices.com' rel='dns-prefetch'/>
<link href='//adservice.google.com' rel='dns-prefetch'/>
<link href='//pagead2.googlesyndication.com' rel='dns-prefetch'/>
<link href='//tpc.googlesyndication.com' rel='dns-prefetch'/>
<link href='//bp.blogspot.com' rel='dns-prefetch'/>
<link href='//1.bp.blogspot.com' rel='dns-prefetch'/>
<link href='//2.bp.blogspot.com' rel='dns-prefetch'/>
<link href='//3.bp.blogspot.com' rel='dns-prefetch'/>
<link href='//4.bp.blogspot.com' rel='dns-prefetch'/>
<link href='//ajax.microsoft.com' rel='dns-prefetch'/>
<link href='//ajax.aspnetcdn.com' rel='dns-prefetch'/>
<link href='//code.jquery.com' rel='dns-prefetch'/>
<link href='//stackpath.bootstrapcdn.com' rel='dns-prefetch'/>
<link href='//use.fontawesome.com' rel='dns-prefetch'/>
<link href='//gravatar.com' rel='dns-prefetch'/>
<link href='//0.gravatar.com' rel='dns-prefetch'/>
<link href='//1.gravatar.com' rel='dns-prefetch'/>
<link href='//2.gravatar.com' rel='dns-prefetch'/>
<link href='//ad.doubleclick.net' rel='dns-prefetch'/>
<link href='//googleads.g.doubleclick.net' rel='dns-prefetch'/>
<link href='//stats.g.doubleclick.net' rel='dns-prefetch'/>
<link href='//cm.g.doubleclick.net' rel='dns-prefetch'/>
<link href='//player.vimeo.com' rel='dns-prefetch'/>
<link href='//connect.facebook.net' rel='dns-prefetch'/>
<link href='//www.facebook.com' rel='dns-prefetch'/>
<link href='//web.facebook.com' rel='dns-prefetch'/>
<link href='//mobile.facebook.com' rel='dns-prefetch'/>
<link href='//twitter.com' rel='dns-prefetch'/>
<link href='//publish.twitter.com' rel='dns-prefetch'/>
<link href='//www.whatsapp.com' rel='dns-prefetch'/>
<link href='//api.whatsapp.com' rel='dns-prefetch'/>
<link href='//assets.pinterest.com' rel='dns-prefetch'/>
<link href='//www.pinterest.com' rel='dns-prefetch'/>
<link href='//platform.linkedin.com' rel='dns-prefetch'/>
<link href='//www.linkedin.com' rel='dns-prefetch'/>

13. Mempercepat Loading Website Dengan .htaccess

Selanjutnya yaitu tips dan cara mempercepat loading website WordPress dengan .htaccess dengan mudah, yaitu:

<IfModule mod_deflate.c>
# Insert filters / compress text, html, javascript, css, xml:
AddOutputFilterByType DEFLATE text/plain
AddOutputFilterByType DEFLATE text/html
AddOutputFilterByType DEFLATE text/xml
AddOutputFilterByType DEFLATE text/css
AddOutputFilterByType DEFLATE text/vtt 
AddOutputFilterByType DEFLATE text/x-component
AddOutputFilterByType DEFLATE application/xml
AddOutputFilterByType DEFLATE application/xhtml+xml
AddOutputFilterByType DEFLATE application/rss+xml
AddOutputFilterByType DEFLATE application/js
AddOutputFilterByType DEFLATE application/javascript
AddOutputFilterByType DEFLATE application/x-javascript
AddOutputFilterByType DEFLATE application/x-httpd-php
AddOutputFilterByType DEFLATE application/x-httpd-fastphp
AddOutputFilterByType DEFLATE application/atom+xml 
AddOutputFilterByType DEFLATE application/json
AddOutputFilterByType DEFLATE application/ld+json 
AddOutputFilterByType DEFLATE application/vnd.ms-fontobject 
AddOutputFilterByType DEFLATE application/x-font-ttf 
AddOutputFilterByType DEFLATE application/x-web-app-manifest+json 
AddOutputFilterByType DEFLATE font/opentype 
AddOutputFilterByType DEFLATE image/svg+xml
AddOutputFilterByType DEFLATE image/x-icon 
# Exception: Images
SetEnvIfNoCase REQUEST_URI .(?:gif|jpg|jpeg|png|svg)$ no-gzip dont-vary
# Drop problematic browsers
BrowserMatch ^Mozilla/4 gzip-only-text/html
BrowserMatch ^Mozilla/4.0[678] no-gzip
BrowserMatch bMSI[E] !no-gzip !gzip-only-text/html
# Make sure proxies don't deliver the wrong content
Header append Vary User-Agent env=!dont-vary
</IfModule>
## EXPIRES CACHING ##
<IfModule mod_expires.c>
ExpiresActive On
ExpiresDefault "access plus 1 week"
ExpiresByType image/jpg "access plus 1 year"
ExpiresByType image/jpeg "access plus 1 year"
ExpiresByType image/gif "access plus 1 year"
ExpiresByType image/png "access plus 1 year"
ExpiresByType image/svg+xml "access plus 1 month" 
ExpiresByType text/css "access plus 1 month"
ExpiresByType text/html "access plus 1 minute"
ExpiresByType text/plain "access plus 1 month"
ExpiresByType text/x-component "access plus 1 month" 
ExpiresByType text/javascript "access plus 1 month"
ExpiresByType text/x-javascript "access plus 1 month"
ExpiresByType application/pdf "access plus 1 month"
ExpiresByType application/javascript "access plus 1 months"
ExpiresByType application/x-javascript "access plus 1 months"
ExpiresByType application/x-shockwave-flash "access plus 1 month"
ExpiresByType image/x-icon "access plus 1 year"
ExpiresByType application/json "access plus 0 seconds"
ExpiresByType application/ld+json "access plus 0 seconds"
ExpiresByType application/xml "access plus 0 seconds"
ExpiresByType text/xml "access plus 0 seconds" 
ExpiresByType application/x-web-app-manifest+json "access plus 0 seconds" 
ExpiresByType text/cache-manifest "access plus 0 seconds" 
ExpiresByType audio/ogg "access plus 1 month" 
ExpiresByType video/mp4 "access plus 1 month" 
ExpiresByType video/ogg "access plus 1 month" 
ExpiresByType video/webm "access plus 1 month" 
ExpiresByType application/atom+xml "access plus 1 hour" 
ExpiresByType application/rss+xml "access plus 1 hour" 
ExpiresByType application/font-woff "access plus 1 month" 
ExpiresByType application/vnd.ms-fontobject "access plus 1 month" 
ExpiresByType application/x-font-ttf "access plus 1 month" 
ExpiresByType font/opentype "access plus 1 month" 
</IfModule>
## EXPIRES CACHING ##
#Alternative caching using Apache's "mod_headers", if it's installed.
#Caching of common files - ENABLED
<IfModule mod_headers.c>
<FilesMatch ".(ico|pdf|flv|swf|js|css|gif|png|jpg|jpeg|txt|html|htm)$">
Header set Cache-Control "max-age=2592000, public"
</FilesMatch>
</IfModule>
<IfModule mod_headers.c>
  <FilesMatch ".(js|css|xml|gz)$">
    Header append Vary Accept-Encoding
  </FilesMatch>
</IfModule>
<IfModule mod_gzip.c>
  mod_gzip_on Yes
  mod_gzip_dechunk Yes
  mod_gzip_item_include file .(html?|txt|css|js|php|pl)$
  mod_gzip_item_include handler ^cgi-script$
  mod_gzip_item_include mime ^text/.*
  mod_gzip_item_include mime ^application/x-javascript.*
  mod_gzip_item_exclude mime ^image/.*
  mod_gzip_item_exclude rspheader ^Content-Encoding:.*gzip.*
</IfModule>
# Set Keep Alive Header
<IfModule mod_headers.c>
    Header set Connection keep-alive
</IfModule>
# If your server don't support ETags deactivate with "None" (and remove header)
<IfModule mod_expires.c> 
  <IfModule mod_headers.c> 
    Header unset ETag 
  </IfModule> 
  FileETag None 
</IfModule>

14. Sewa Jasa Mempercepat Loading Website

jasa mempercepat loading website wordpress blogspot murah dan terpercaya

Jika kamu tipe orang yang ingin praktis dan terima beres, maka menggunakan jasa semacam ini adalah pilihan tepat.

Ada banyak yang menawarkan jasa mempercepat loading blog di internet.

Kamu bisa pilih yang memang terpercaya dan profesional.

Layanan jasa mempercepat loading website terbaik di Indonesia rekomendasi Studi SEO untuk WordPress yaitu WPCepat.com dan SawalWalker.com.

Sedangkan untuk blogger/blogspot yaitu Blog.kodejarwo.com.

Kesimpulan

kesimpulan dari tutorial mempercepat loading website wordpress dan blogspot

Tidak terlalu sulit untuk memaksimalkan loading website supaya lebih cepat, tips dan trik mempercepat loading website ini bisa kamu praktikan sendiri.

Sebab masing-masing sudah ada panduannya.

Jangan lupa untuk membagikan postingan ini, supaya teman-teman seper-blog-an kamu juga paham caranya membuat loading blog jadi ringan.

Namun, yang harus kamu perhatikan adalah bahwa tidak semua cara di atas harus diterapkan semua.

Kamu bisa menerapkan trik yang memang dibutuhkan blog.

Jadi identifikasi terlebih dahulu apa penyebab blog kamu lambat sebelum memutuskan untuk memakai trik yang mana.

Nah, cukup sekian dulu artikel mengenai cara mempercepat website untuk WordPress dan Blogspot.

Jangan lupa dipraktikan dan dibagikan.

Baca juga:

Supaya manfaatnya lebih terasa pada blog yang dikelola.

Ingat, tips cara mempercepat loading website wordpress dan blogspot untuk pagespeed insight google dan gt metrix ini harus dipraktikan jika ingin websitemu menjadi lebih cepat!